Loving You (Chapt. 2)

image

Author: seulras/ELV98
Main Cast:
– Park Jiyeon
– Oh Sehun
Length: Chaptered
Rating: PG – 15
Genre: angst, romance

HAPPY READING

GREP
Tangan besar menahan lengan ku, ‘Mati kau’.

“Mengapa kau terlihat ketakutan?” Tanya suara seorang namja yang akhir akhir ini menjadi pusat perhatianku. Aku melebarkan mataku dan melihat kearah belakang tubuhnya, kulihat disana namja brengsek itu dengan tampang penggodanya mengedipkan matanya padaku dan melambai meninggalkanku dan Sehun.

“Ah ah ani….” Jawabku lemas padanya, kulihat ia mengerutkan keningnya. Namun sekian detiknya ia menghembuskan nafas panjangnya dan menarik lengan ku untuk kembali berjalan kearah rumah ku.

“Oh Sehun” Aku mengernyitkan dahiku saat mendengar ucapannya yang menyebut namanya. Dia menengokkan kepalanya padaku dan tersenyum tipis.

“Namaku Oh Sehun, Jiyeon-ssi” Lagi dan lagi aku mengernyitkan dahiku. Bagaimana bisa?. Kudongakkan wajahku padanya yang notabene lebih tinggi dibandingku

“Dari name tag mu” Seperti seseorang yang bisa membaca pikiran, dirinya menjawab tiap pertanyaan yang terlontar dalam otakku. Setelah itu tak ada perbincangan diantara kami berdua, hanya diam dengan pikiran masing masing. Sampai aku membuka mulutku

“Aku sudah sampai” Sembari menghentikkan langkahku didepan sebuah rumah tidak terlalu besar memang.

“Kau tinggal disini?” Tanyanya dengan penuh keterkejutan

“Hm, waeyo?” Dia kembali memasang wajah datarnya dan meninggalkanku tanpa sepatah katapun, masih kutatap punggung nya yang hanya 3 kaki dariku, kini tangannya melambai kearah depan namun seperti melambai padaku. Kusunggingkan senyumanku pada namja tinggi itu.

***

Kembali kujalani hari biasa dimana aku harus menunggu bus bersama tas ransel beserta isinya dan earphone putih serta handphoneku yang selalu ku taruh di dalam tas dengan kabel earphone masih menyambung. Kupikir kemarin adalah hari keberuntunganku, pasalnya namja itu selalu hadir hampir setiap jam. Kulirik jam putih yang bertengger di pergelangan tangan kiriku, waktu sudah menunjukkan pukul 7.45 sedangkan 15 menit lagi waktu adalah bel sekolah. Bus yang ingin kutumpangi belum menunjukkan body nya, dengan berdecak kesal kulangkahkan kakiku dengan cepat, bisa dikatakan berlari.

Mata ini tidak lepas dari jam tangan ku, sial. Waktu tinggal 10 menit lagi, sedangkan aku harus berlari 3 blok lagi, hukuman macam apa ini. Kudengar suara seorang namja memanggilku

“Park Jiyeon!” Tidak ada waktu untuk menengok kali ini, kuteruskan lariku dengan keringat yang sudah mengucur disetiap permukaan kulitku. Kini mataku beralih menatap Sehun yang sedang mengayuh sepedanya disampingku, dengan keadaan yang sama dengan ku, keringat membasahi seragamnya.

“Naik!” Bagaimana bisa naik jika kau terus mengayuh sepedamu, bodoh! Untuk kepertama kalinya kurutuki dirinya, dia menghentikkan sepedanya bersamaan dengan langkahku yang memperlambat dan mendekatinya. Kududukkan diriku di frame sepeda birunya, jantungku kembali berkontraksi dengan sangat cepat. Aroma tubuhnya sangat tercium di hidungku, tangan panjangnya menjaga kedua sisi pada tubuhku, hembusan nafas yang keluar dari hidung mancungnya menyapu bersih permukaan wajahku. Dagunya dapat kurasakan hampir mengenai puncak kepalaku.

Kuhembuskan nafas ku lega saat aku sudah sampai sekolah 5 menit sebelum bel, kuturunkan diriku dan berterimakasih pada Sehun. Sungguh dirinya sangat membantu, saat ia menjalankan sepedanya, kulihat keringat sudah mengguyur habis dirinya. Kembali aku berlari di koridor sekolah, mengarah pada ruang ganti wanita khusus kelasku, kubuka lokerku dan mengambil handuk kecil berwarna putih, kebetulan aku mempunyai stock banyak untuk handuk kecil putih yang biasa aku gunakan untuk mengeringkan rambut setelah mandi.

Keluar dari ruang ganti dan berjalan di koridor sekokah berharap menemukan namja tinggi itu, dan berhasil menemukannya dengan seorang yeoja yang sudah terlebih dahulu menyeka keringatnya dengan handuk kecil berwarna merah muda. Kuurungkan niatku untuk memberikan handuk ini padanya, dengan berat hati ku langkahkan kakiku menjauhi kedua insan itu dan berjalan menuju kelasku.

***

Seperti biasa aku membawa makanan tersendiri dari rumahku, yang tidak lain hanya buah buahan yang kubawa. Hari ini kubawa kiwi yang sudah dipotong dengan rapih. Kuambil satu potongan dengan sumpitku dan mengarahkannya kemulutku, namun tangan besar memegang tanganku dan mengarahkan buah itu kearah mulutnya dengan senyum yang mengembang di wajahnya, dia mengunyah potongan kiwi ku dengan

“Mmmm” sebagai backsound nya. Aku hanya memperhatikan namja asing yang langsung saja mengamit potongan kiwiku.

“Tjinjja! Buat ku eoh?” Datar, seperti rumus matematika penjumlahan yang tidak akan pernah hilang dari kehidupan manusia, itulah ekspresi yang kukeluarkan saat namja ini menghampiriku dengan wajah cerianya.

“Ani! Aku hanya makan ini sampai nanti sore” Namja itu melebarkan matanya, dan mengerutkan dahinya dengan drastis.

“Yak! Pantas saja kau kurus, besok kau bawakan aku buah lagi eoh. Aku akan menraktir mu dikantin” Dia meninggalkanku dengan usapan pada puncak rambutku, tidak lupa ia mengambil 1 potongan buah kiwi.

Namja macam apa dia!

***

Kututup kotak makanku, sehabis aku memakan semua buah kiwiku. Berdiri dari dudukku dan berjalan kearah pintu keluar, tepat saat aku menggeser pintu kelasku, Sehun melewatiku dengan wajah dinginnya, serta yeoja yang tadi pagi menyeka keringatnya. Yeoja itu juga terlihat sangat dingin, cantik, sangat cantik, anggun, rambut panjangnya tergerai indah bergelombang. Tidak sepertiku yang selalu menguncir kuda rambut panjangku. Aku berjalan kearah yang bersamaan dengan mereka, aku bukan seorang stalker. Hanya saja, toilet wanita searah dengan kantin.

“Sehun-ah, kumohon anggap aku ada disampingmu. Jangan jadikan aku seperti benda mati yang tidak mempunyai perasaan” Tidak sengaja telingaku mendengar kata kata dari sang yeoja. Sehun menengok kearahnya, seakan sadar akan kehadiran ku yang ada dibelakang mereka, dirinya benar benar mengarahkan tubuhnya padaku, membuatku menghentikkan langkahku. Begitu juga yeoja itu, membalikkan tubuhnya dengan wajah sedih.

“Jiyeon-ssi, kau mau ke kantin juga?” Tanya Sehun, kugelengkan kepalaku dan menatap Sehun dengan datar. Aku takut, yeoja itu akan memergokiku karena ketahuan menyukai Sehun.

“Lalu?” Sehun masih nyaman bertanya padaku, sedangkan yeoja itu sudah mengerutkan keningnya. Kerutan yang sangat dalam. Terlihat sekali bahwa yeoja itu tengah menahan amarahnya.

“Aku ingin ke toilet wanita” Sehun mengangguk dan kembali membalikkan tubuhnya dan berjalan agak cepat dibanding yang tadi menyisakan diriku yang masih diam ditempatku dan yeoja itu yang masih menatap ku dengan kerutan di dahinya. Kerutan itu kembali berubah menjadi tatapan sendu. Kuakui aku sangat iba padanya, ingin rasanya aku menanyakan masalahnya dan mau berbagi denganku sehingga aku dapat memberi saran terbaikku padanya.

“Park Jiyeon-ssi, boleh aku menemanimu ke toilet?” Aku hanya mengangguk, tidak ingin menghancurkan hatinya. Kini kami berjalan berdampingan, kudengar isakan tangisnya yang sangat pelan. Sesampainya di toilet, aku mencuci tanganku dan melihat yeoja bername tag Krystal itu menangis sejadi jadinya.

“Sehun benar benar sangat jahat padaku” Ucapnya sesenggukkan, kudekati diriku dengannya dan menepuk nepuk pundaknya berusaha menenangkannya

“Aku hanya dianggap seperti benda mati, padahal kedua orangtua kami sudah menjodohkan kami”

Mendengar kata menjodohkan, tanganku yang awalnya menepuk pundaknya terhenti dengan mata melebar. Aku sudah tidak mempunyai kesempatan lagi??

TBC

Maaf kalo kelamaan ngepost, maaf kalo banyak typo, maaf kalo masih pendek. Oiya itu namja asing itu masih misterius gitu deng, tar part 3 ketahuan kok siapa namja itu. Ada yang penasaran?? Ada yang bisa nebakk??😆

Ini tuh kelamaan d

i

post soalnya, authornya sibuk banget belajar serius dah. Belajar terus sampe sabtu, minggunya gereja dan mempersiapkan sekolah seninnya doh

Advertisement

36 thoughts on “Loving You (Chapt. 2)

  1. kasian jiyeon thor, ternyata dehun udh dijodohin. itu cowok siapa thor? penasaran, ditunggu chapter selanjutnya ya 😀

  2. APA???lalu gmna dgn jiyi,,
    kpendekan thor tp seru kok,,xixi
    kaya xa si Kai deh,,,,asl tbk aj d’part 1 si kai ad nongol dn kyak xa dia trtarik sma Jiyi,,,well cuma feeling doank,,,haha

    next y thor,,..

  3. waduh sehun udh dijodohin..jiyi langsung lemes seketika huhu. namja asing itu yg ngerebut kiwi y? ak kira itu sehun hoho *gak mudeng* kayaknya itu kai heheu. lanjuuut

  4. Jadi Sehun udah dijodohin sama Krystal?OMG pukpuk jiyeon,tenang aja sebelum janur kuning belum melengkung Sehun masih milikku kok *bhahak eh itu yang ngambil kiwi siapa?apa banget deh-_- aku harap itu si byun cabe yg petakilan,atau Luhan deh(!!!!) kangen dia btw:(

  5. Jd lupa critany sking bentar l0k ngep0st :3
    tp ane bca ulang part 1 hehehe
    ini kpndekan bner2 kpendekan.
    Msh pnasaran knpa tiba2 sehun yg awalny dingn ma siapapun trmasuk jiye0n dipart 1
    dan kmudian dpart ini jd lbh hangat ma jiye0n bhkan slalu men0l0ng
    next part jngan kelamaan+dperpanjang hehehe#dem0 mulu

  6. wahh ternyata Sehun yang megang jiyeon.
    dua2nya sama2 dingin plus pendiam..
    aku suka karakternya jiyeon disini, bikin penasaran Sehun :p
    dan siapa itu cowok yang ngambil buah Jiyeon?? Kai? Baek? Luhan? Kris? apa Myungsoo?
    next part ditunggu 😀

  7. Yah..sehun sudah dijodohkan..
    Mana pasangannya Krystal lagi? Jiyeon gimana dong?
    Tpi siapa namja buah itu??
    Chanyeol? Kris???
    Next juseyo^^

  8. woah siapa tuh namja berwajah ceria itu? ooohh ternyata sehun udah dijodohin tooohh O.o hhmmm keliatan banget tuh kalo sehun nolak perjodohan itu wkwk ditunggu banget nih kelanjutannya^^

  9. wah cpa tuh namja misterius yg sok dket ma jiyi…g knal lgsug ambil mknan orang lain lg…kai kah ??? luhan kah ???ato chanyeol kah???
    dtggu next chaptx g pake lama y…

  10. Thor dilanjutin dong…sehun ada rasa kah sama jiyeon? .. kasian nasib jiyeon sehun udah dijodohin tapikan bisa berubah…moga2 sehun tetap jadian sama jiyeon…plzzz

  11. Yaahh,,,ternyata sehun udah dijodohin ortunya toh. Kasian jiyeon,,,pupus sudah harapannya. Tp perlakuan sehun ke jiyeon itu beda dr perlakuan sehun ke krystal. Apa sehun jg suka jiyeon y

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s